BANYUWANGI - Senyum sumringah terpancar dari wajah warga Petak 56, Dusun Ringinagung, Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur. Hari Raya Idul Fitri tahun ini terasa lebih istimewa bagi mereka. Pasalnya, rutinitas anjangsana atau silaturahmi lebaran kini bisa dilakukan dengan nyaman berkat akses jalan yang telah mulus.
Kondisi ini merupakan buah manis dari program pavingisasi yang digelontorkan oleh pelaku investasi, PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk tersebut membangun jalan sepanjang 1,2 kilometer dengan lebar 4 meter dalam dua tahap, ditahun 2025.
Kepala Dusun (Kadus) Ringinagung, Agus Romadhon, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas kepedulian perusahaan tambang emas tersebut melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau yang biasa disebut Corporate Social Responsibility (CSR).
Baca Juga :
"Kami sangat bersyukur dengan adanya pavingisasi ini. Jalan jadi lebih mudah dilalui dan tidak lagi bergelombang seperti dulu. Sekarang warga, terutama saat momen lebaran, bisa anjangsana dengan tenang tanpa terkendala jalan rusak," ucap Agus Romadhon, Jumat (27/2/2026).
Mantan Kasatkorcab Banser Banyuwangi ini juga menyampaikan, Jalan Petak 56 bukan sekadar akses pemukiman, melainkan urat nadi kehidupan bagi warga sekitar. Jalur ini menjadi rute utama bagi anak-anak menuju sekolah, sekaligus jalur vital distribusi barang dan denyut perekonomian masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai petani.
"Ini adalah jalur utama menuju wilayah pertanian. Dengan jalan yang layak, mobilitas warga untuk mengangkut hasil panen jauh lebih efisien. Sinergi seperti inilah yang sangat diharapkan masyarakat," tandasnya.
Hadirnya jalan paving yang kokoh ini memberikan harapan baru bagi mobilitas warga hingga ke pelosok desa. Masyarakat pun menyambut positif inisiatif PT BSI dan berharap keberadaan investasi di wilayah mereka terus memberikan manfaat nyata yang berkelanjutan.
Kabar baiknya, perbaikan infrastruktur ini tidak akan berhenti sampai di sini. Agus Romadhon menyebutkan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan lanjutan untuk pavingisasi jalan sepanjang 1 kilometer lagi di area Petak 56.
"Jika usulan tahap lanjutan ini terealisasi, maka dipastikan seluruh jalur Petak 56 akan mulus total hingga ke wilayah pinggiran hutan. Kami berharap kerja sama yang baik ini terus berlanjut demi kesejahteraan warga," ujarnya.
Implementasi program PPM PT BSI ini menjadi bukti nyata bahwa keberadaan industri pertambangan mampu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas infrastruktur desa. Sekaligus memperkuat kearifan lokal seperti tradisi silaturahmi di hari kemenangan.
Penting diketahui, PT BSI adalah operator tambang emas di Gunung Tumpang Pitu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Wilayah Kecamatan Pesanggaran, merupakan lokasi investasi PT BSI, selaku pemegang izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) Emas dan Mineral Pengikutnya, Nomor 188/547/KEP/429.011/2012.
Wilayah Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, meliputi Desa Kandangan, Sarongan, Sumberagung, Sumbermulyo dan Pesanggaran.
Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk tersebut telah dinyatakan sebagai Obyek Vital Nasional (Obvitnas) sesuai Kepmen ESDM Nomor 159.K/90/MEM/2020. Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri atau PMDN ini operasi produksi di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan pesanggaran, Banyuwangi.
Sebagai pelaku investasi, PT BSI terus menancapkan komitmennya kepada masyarakat. Program PPM atau CSR terus digelontorkan dengan 8 program utama. Meliputi program bidang pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil atau pekerjaan, kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan, pembentukan lembaga komunitas dan infrastruktur. (*)
